<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Yohan Totting</title><link>https://tyohan.me/</link><description>Recent content on Yohan Totting</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>en-us</language><lastBuildDate>Sun, 07 Mar 2021 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://tyohan.me/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Finding the key to build a good product team - team A</title><link>https://tyohan.me/blog/finding-the-key-to-build-a-good-product-team-a/</link><pubDate>Sun, 07 Mar 2021 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/finding-the-key-to-build-a-good-product-team-a/</guid><description>As I mentioned here, I&amp;rsquo;m taking a break from office life. But now I&amp;rsquo;m currently building a new product with a new team. I&amp;rsquo;m currently supervising 2 teams. One is directly managed, another one just advising. Both are related, a content or media platform to help help users discover and consume the contents.
It&amp;rsquo;s still new, we just started a couple of months ago, and it&amp;rsquo;s not long enough to fully understand which level our team, how good they are, and how good the outcome could be.</description></item><item><title>Kerja remote jadi kebutuhan utama pasca pandemic</title><link>https://tyohan.me/blog/kerja-remote/</link><pubDate>Tue, 13 Oct 2020 17:00:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/kerja-remote/</guid><description>Selama masa pandemic COVID-19 ini beberapa perusahaan dipaksa bertransformasi untuk bisa mengakomodir kerja remote atau mayoritas dibilang kerja dari rumah. Bahkan beberapa perusahaan misalnya Microsoft mengumumkan bahwa opsi kerja dari rumah menjadi opsi permanent buat pegawai. Karena bila ternyata setengah karyawan yang setiap hari menggunakan kantor, kebutuhan operasional akan berkurang, demikian juga dengan biaya.
Pertanyaannya, kalian bisa tidak untuk bekerja produktif pada dengan remote? Bisa dibilang karir pertama saya bekerja di perusahaan sebagai programmer justru remote ke San Francisco pada saat saya bekerja sebagai software engineer untuk salah satu startup di sana yaitu Snacksquare.</description></item><item><title>Dampak Sosial Internet</title><link>https://tyohan.me/blog/dampak-sosial-internet/</link><pubDate>Sun, 13 Sep 2020 11:37:29 +0700</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/dampak-sosial-internet/</guid><description>Beberapa hari yang lalu diajak berbincang oleh kawan lama yaitu Wiku Baskoro, Chief Editor DailySocial. Sebenarnya karena sedang break dari kerjaan dan ingin mendapatkan waktu lebih banyak untuk diri sendiri agak menghindari untuk mengisi web binar atau event serupa. Namun karena sudah lama ga berbincang dengan Wiku, akhirnya saya memutuskan untuk mengiyakan ajakan diskusi ini karena tidak ada yang perlu disiapkan.
Yang menarik adalah bagaimana Wiku melihat bahwa internet sudah mengubah perilaku manusia dalam hal-hal social seperti berinteraksi dan mengkonsumsi.</description></item><item><title>Taking a break from office life</title><link>https://tyohan.me/blog/taking-break-from-office/</link><pubDate>Mon, 31 Aug 2020 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/taking-break-from-office/</guid><description>As we know, it&amp;rsquo;s been 6 months when this pandemic started. And it&amp;rsquo;s been a challenging situation for all of us. For me, it&amp;rsquo;s hard to get productive at home, not because I&amp;rsquo;m not used to working at home, but mostly because we can&amp;rsquo;t get outside and have fun out there.
Work from home has been my root since I started my career as a web developer. My first professional web developer career was as a freelancer at my hometown Sorowako.</description></item><item><title>Will Video Be a Future of Content</title><link>https://tyohan.me/blog/will-video-be-a-future-of-content/</link><pubDate>Sun, 12 Jul 2020 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/will-video-be-a-future-of-content/</guid><description>I&amp;rsquo;m quite interested in the video recently because as you see and might experience by your self, we saw a lot of social media utilize video as content. The most explosive one I think is the story format and short format video like on Twitter that only allow a maximum of 2 minutes video.
Both Instagram and Twitter capped their video to a short duration. Instagram capped the video in their feed for 60 seconds, and Twitter capped the video in their timeline for 140 seconds.</description></item><item><title>Finding a better content distribution model</title><link>https://tyohan.me/blog/finding-a-better-content-distribution-model/</link><pubDate>Sun, 28 Jun 2020 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/finding-a-better-content-distribution-model/</guid><description>Recently some YouTubers posted some videos about how YouTube has changed. YouTube mostly promoted some contents that they subjectively think are not great content. A controlled system like YouTube controls how the user gets the content. For now, it&amp;rsquo;s based on the virality and popularity of the content. If you check your YouTube home page, you will find those contents are recommendation from YouTube. It&amp;rsquo;s all about the algorithm.
Talking about the algorithm model, on YouTube, you can shape those recommendations, but it needs to click each content and set that you&amp;rsquo;re not interested in that content.</description></item><item><title>Melihat ke depan di awal tahun 2020</title><link>https://tyohan.me/blog/melihat-ke-depan-di-awal-2020/</link><pubDate>Sun, 09 Feb 2020 20:28:13 +0700</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/melihat-ke-depan-di-awal-2020/</guid><description>Sebenarnya sejak pindah ke Jakarta sejak 2 tahun lalu sudah tahu bahwa Jakarta mungkin bukan kota yang cocok untuk menjadi temnpat tinggal buat saya. Tapi untuk menjalani pekerjaan baru di Google Indonesia, saya berpikiri tidak ada salahnya untuk mencoba.
Dan setelah 2 tahun berada di ibukota, saya lumayan menikmatinya terutama orang-orangnya yang beragam dan sangat bisa menjadi teman dengan pemikiran yang sejalan. Tapi entah kenapa, dua tahun terakhir masih tetap menjadi pergumulan sebenarnya apa yang diinginkan di kehidupan sekarang.</description></item><item><title>New Journey Ahead With Web Developer Relation Team at Google</title><link>https://tyohan.me/blog/new-journey-ahead-with-web-devrel-google/</link><pubDate>Sat, 26 Aug 2017 19:23:04 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/new-journey-ahead-with-web-devrel-google/</guid><description>Wake me up when September end, adalah salah satu lagu Green Day yang jadi favorit banyak orang kala September tiba. Tapi tidak dengan saya justru harus bangun di awal bulan September karena transisi pekerjaan baru yang akan dimulai per bulan depan. Pekerjaan yang sebenarnya tidak banyak berbeda dengan role saya selama ini sebagai Google Developer Expert for Web Technology.
Ya, kalau sebelumnya sebagai Google Developer Expert for Web Technology saya berbagi pengalaman dan pengetahuan saya seputar web serta membantu para developer dan startup dalam implementasi web modern dan teknologinya.</description></item><item><title>Kartu ATM Saya Digandakan?</title><link>https://tyohan.me/blog/kartu-atm-saya-digandakan/</link><pubDate>Sun, 26 Feb 2017 01:49:00 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/kartu-atm-saya-digandakan/</guid><description>Tadi pagi jam 6 alarm saya bunyi lebih awal di hari minggu. Sengaja saya set lebih awal karena jam 11 harus ke Soekarno-Hatta airport di Tangerang untuk penerbangan ke Kuala Lumpur. Dan sekarang saya di Starbucks Terminal 2 menulis tulisan ini sambil masih mikir, bagaimana ini bisa terjadi.
Jadi tadi pagi pada saat bangun, seperti biasa hal pertama yang dilakukan adalah membuka handphone dan setengah sadar melihat ada notifikasi transaksi dari Bank Mandiri.</description></item><item><title>Dapat apa sih dari berkomunitas?</title><link>https://tyohan.me/blog/dapat-apa-sih-dari-berkomunitas/</link><pubDate>Sun, 29 Jan 2017 13:50:01 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/dapat-apa-sih-dari-berkomunitas/</guid><description>Dalam 6 tahun belakangan bisa dibilang banyak ke sana kemari, bikin ini dan itu, ikutan sana dan sini, yang menghabiskan waktu sekitar 30-40% per bulan untuk sesuatu yang bisa dibilang tidak ada manfaat langsungnya. Pertanyaan macam &amp;ldquo;hah, ga dibayar bikin ini itu?&amp;rdquo; &amp;ldquo;ga dapat apa-apa?&amp;rdquo; bisa dibilang sudah jadi pertanyaan umum yang selalu ditanyakan oleh orang-orang terutama dari non creative.
Intinya adalah semua hal yang bisa dibilang tidak ada manfaat langsung itu namanya adalah berkomunitas.</description></item><item><title>Current state of Hackerspace Bandung A.K.A HSBDG</title><link>https://tyohan.me/blog/video-intro-hackerspace-bandung-a-k-a-hsbdg/</link><pubDate>Wed, 26 Oct 2016 00:28:41 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/video-intro-hackerspace-bandung-a-k-a-hsbdg/</guid><description>I&amp;rsquo;m currently work from Impact Hub Phnom Penh, Cambodia and happy to see good coworking space that support social enterprise and trying to making impact. Something that I want with Hackerspace, we hack things for good impact.
Then I found a video about Hackerspace. I just realized we made this video 2 years ago when we decided to move our Hackerspace to 3rd place. We called it Hackerspace V.3 because this one is the 3rd place after our first one on 2010.</description></item><item><title>Google Hack Fair Indonesia 2015</title><link>https://tyohan.me/blog/google-hack-fair-indonesia-2015/</link><pubDate>Sat, 20 Feb 2016 08:09:03 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/google-hack-fair-indonesia-2015/</guid><description>Google Hackfair Indonesia adalah festival untuk memamerkan karya dan inovasi dari anak-anak Indonesia yang menggunakan teknologi Google.</description></item><item><title>About</title><link>https://tyohan.me/about/</link><pubDate>Sun, 14 Jun 2015 14:52:27 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/about/</guid><description>I was grew up in Sorowako, South Sulawesi, Indonesia. A small town with 12 hours bus ride from Makassar the capital of South Sulawesi province. It teach me a lot about playing around with nature like swimming at the lake, hiking the hills, camping in the forest, or play around in the rivers. I left my hometown to studied at Malang, East Java, and move again to Bandung, West Java to get into university.</description></item><item><title>Insight dari Coworking Asia Unconference 2015</title><link>https://tyohan.me/blog/coworking-asia-unconference/</link><pubDate>Mon, 16 Feb 2015 18:07:14 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/coworking-asia-unconference/</guid><description>Picture from Hubud Flickr
Akhir bulan Januari 2015 lalu, kami 9 orang coworking mafia Bandung yaitu team HSBDG, Co&amp;amp;CO Space, &amp;amp; KKI berangkat ke Ubud, Bali untuk menghadiri sebuah event untuk para coworking enthusiast se-Asia bernama Coworking Asia Unconference 2015. Event 3 hari ini akan membahas seputar bagaimana membuat coworking, mengoperasionalkan, dan mengembangkannya. Selain itu beberapa hambatan, dan kemungkinan perkembangannya di masa depan juga didiskusikan dalam event ini.</description></item><item><title>Lucky me to be the first Google Developer Expert in Indonesia</title><link>https://tyohan.me/blog/lucky-me-to-be-the-first-google-developer-expert-in-indonesia/</link><pubDate>Fri, 23 Jan 2015 09:22:30 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/lucky-me-to-be-the-first-google-developer-expert-in-indonesia/</guid><description>Seperti yang saya tulis di post sebelumnya bahwa saya sedang dalam proses apply sebagai Google Developer Expert Chrome:HTML Technology. Dan pada tanggal 14 Januari 2015 kemarin tengah malam tepat pukul 11:57PM saya mendapatkan email yang menginformasikan bawah saya terpilih menjadi bagian dari program Google Developer Expert(GDE). Tentu menerima email ini jadinya malah tidak bisa tidur karena yang kebayang adalah dengan terpilih sebagai GDE kira-kira bikin program apa aja selama 2015. Tentunya dengan title ini akan lebih mudah diterima pada saat akan sharing knowledge karena nama besar Google.</description></item><item><title>Looking back to 2014</title><link>https://tyohan.me/blog/looking-back-to-2014/</link><pubDate>Mon, 05 Jan 2015 23:54:02 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/looking-back-to-2014/</guid><description>Ini adalah minggu pertama saya membuka kembali laptop di 2015 karena selama natal tahun baru lalu saya disibukkan oleh natal dan #TorajaTrip. Dan melalui tulisan ini saya ingin melihat kembali apa yang terjadi di 2014 kemarin.
Wego Hangout Bandung Diajak oleh Wego untuk sharing kampung halaman di #WegoHangout, dan tentunya saya bercerita bagaimana kota tambang Sorowako seperti Dawson Creek yang diapit oleh bukit dan danau.
CodeForVote Sebagai developer relation di project API Pemilu, yaitu sebuah open data movement untuk membantu para pemilih menentukan pilihannya di pemilu Indonesia kami menyelenggarakan hackathon dan apps challange dimana kami mengajak teman-teman developer untuk membuat aplikasi dan game menggunakan data yang disediakan oleh API Pemilu.</description></item><item><title>Startup Weekend, a fun weekend to validate startup idea</title><link>https://tyohan.me/blog/startup-weekend-a-fun-weekend-to-validate-startup-idea/</link><pubDate>Thu, 27 Nov 2014 22:21:27 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/startup-weekend-a-fun-weekend-to-validate-startup-idea/</guid><description>Seminggu lalu, tepatnya 14-16 November 2015 saya berkesempatan mengikuti Startup Weekend Bali, sebuah event startup global yang diadakan di beberapa kota di seluruh dunia secara serentak.
Event yang diadakan di Hubud, Ubud - Bali ini mengundang designer, developer, dan entrepreneur enthusiast untuk datang berkumpul, mengutarakan ide, membentuk team, dan berkolaborasi untuk menvalidasi ide startup mereka selama 3 hari.
Lebih jauh tentang kegiatan ini bisa dibaca di artikel Daily Social ini. Disini saya mencoba memberikan pandangan saya tentang acara ini dan kenapa saya sangat menikmati event startup ini.</description></item><item><title>Akhirnya Berpikir Untuk Switch dari iOS ke Android Lolipop</title><link>https://tyohan.me/blog/akhirnya-berpikir-untuk-switch-dari-ios-ke-android-lolipop/</link><pubDate>Sun, 02 Nov 2014 09:49:06 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/akhirnya-berpikir-untuk-switch-dari-ios-ke-android-lolipop/</guid><description>Setelah bertahun-tahun tidak merasakan experience yang cukup baik dengan Android akhirnya weekend ini sempat terpikir untuk switch ke Android bila nanti Android Lolipop sudah tersedia secara resmi untuk di-download.
Dengan mencoba hasil porting image Android Lolipop Nexus 6 untuk Nexus 4 akhirnya weekend ini berhasil menginstall di Nexus 4. First impression-nya adalah great UI dan smooth animation.
Ada beberapa hal yang menurut saya patut di-highlight disini yang membuat saya berpikir untuk switch ke iOS.</description></item><item><title>Hubud, a coworking in a island of god</title><link>https://tyohan.me/blog/hubud-a-coworking-in-a-island-of-god/</link><pubDate>Sun, 02 Nov 2014 09:09:01 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/hubud-a-coworking-in-a-island-of-god/</guid><description>Akhir bulan Maret yang lalu saya mencoba mengganti suasana kerja setelah beberapa minggu yang hectic untuk mengurus #CodeForVote. Dan tempat yang saya pilih adalah Ubud, Bali.
Selama seminggu di Ubud saya mencoba untuk bekerja di Hubud, sebuah coworking space di dekat Mongkey Forest, salah satu tempat wisata populer di Ubud. Hubud berbeda dengan beberapa coworking yang sebelumnya pernah saya datangi seperti Bandung Digital Valley, HackerspaceSG, Comma Jakarta, Hub48 Tallin-Estonia, Innov8 Singapore, JFDI Singapore, dan Alto Venture Garage Helsinki-Finlandia.</description></item><item><title>Digital Nomad</title><link>https://tyohan.me/blog/digital-nomad/</link><pubDate>Sun, 05 Oct 2014 17:04:36 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/digital-nomad/</guid><description>Digital Nomad, istilah yang banyak dimention pada saat saya kerja dari Hubud Bali selama seminggu. Hampir 95% dari member yang ada di Hubud adalah para expat yang sebagian besar dari mereka adalah digital nomad. Digital nomad, atau digital nomaden sebenarnya adalah istilah bagi orang-orang yang tidak menetap disatu tempat untuk bekerja. Mereka bisa travelling dan bekerja pada saat yang sama dengan mengandalkan teknologi digital terutama internet.
Kebanyakan digital nomads adalah pekerja kreatif yang memang tidak terlalu membutuhkan kehadiran fisik di tempat kerja.</description></item><item><title>Idealis bukanlah bodoh, tapi konsisten mengejar mimpi</title><link>https://tyohan.me/blog/idealis-bukanlah-bodoh-tapi-konsisten-mengejar-mimpi/</link><pubDate>Wed, 20 Aug 2014 19:48:54 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/idealis-bukanlah-bodoh-tapi-konsisten-mengejar-mimpi/</guid><description>Saya sempat baca di beberapa tulisan kalau orang idealis itu adalah orang bodoh. Karena tetap berjalan di jalur yang salah hanya karena memang dia punya passion atau percaya dengan sesuatu. Buat saya idealis justru perlu, cuma harus cukup pintar untuk melihat untuk tetap idealis ga cuma satu jalan yang ada.
Dimana saya sekarang adalah tempat dimana saya sudah bayangkan sejak jaman masih di SMA. Mimpi sederhana yang cuma membayangkan bahwa saya ingin menjadi seorang programmer.</description></item><item><title>Lagi Ngapa.in</title><link>https://tyohan.me/blog/lagi-ngapa-in/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2014 07:12:41 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/lagi-ngapa-in/</guid><description>Seminggu yang lalu tau-tau dikontak Paw pengen interview. Terus bingung ada interview apaan, dan jawabannya baru ketahuan setelah bertemu di Potluck Kitchen.
Intinya semacam video interview santai dengan pertanyaan yang super santai sesuai dengan background masing-masing. Hasilnya? Tonton aja sendiri di video berikut:
Detailnya silakan baca di Lagi Ngapain</description></item><item><title>Thank God I'm Programmer</title><link>https://tyohan.me/blog/thank-god-im-programmer/</link><pubDate>Thu, 10 Apr 2014 07:07:19 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/thank-god-im-programmer/</guid><description>Beberapa minggu lalu di-interview oleh Jody dari Invictus untuk sebuah campaign mereka buat mendorong orang-orang untuk melakukan apa yang menjadi passion mereka. Dan sebagai programmer, Invictus memberikan kesempatan untuk bercerita tentang kenapa saya bersyukur bisa jadi programmer.
Thanks Invictus buat videonya.</description></item><item><title>Internet di kehidupan sehari-hari</title><link>https://tyohan.me/blog/temp-slug-6/</link><pubDate>Sun, 30 Mar 2014 20:02:58 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/temp-slug-6/</guid><description>Jaman sekarang tampaknya saya ga bisa lepas dari namanya internet. Mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi di malam hari selalu dibuka dan ditutup dengan internet. Tulisan ini ingin menceritakan sedikit bagaimana saya menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari.
###Pagi Bangun pagi, biasanya hal pertama yang saya lakukan adalah memeriksa notifikasi iPhone apakah ada notifikasi penting. Kalau tidak ada biasanya saya langsung buka 8tracks dan langsung search tag &amp;ldquo;morning&amp;rdquo; dan biasanya dikombinasikan dengan tag lain seperti &amp;ldquo;chill&amp;rdquo;, &amp;ldquo;indie&amp;rdquo;, atau &amp;ldquo;waking up&amp;rdquo;.</description></item><item><title>Pengen bikin buku tentang creative worker</title><link>https://tyohan.me/blog/pengen-bikin-buku-creative-worker/</link><pubDate>Wed, 18 Dec 2013 01:36:46 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/pengen-bikin-buku-creative-worker/</guid><description>Gara-gara baca buku Remote by Jason Fried keinginan saya untuk menulis buku muncul lagi. Gaya dan format penulisan seperti di blog tampaknya lebih menarik daripada penulisan buku conventional per chapter. Walaupun chapter masih ada, tapi tiap chapter tidak ditulis panjang tapi dipisahkan lagi dalam beberapa artikel yang masing-masing memiliki judul terpisah tapi masih dalam tema chapter yang sama.
Dari dulu saya pengen menulis bagaimana seorang creative worker harus memulai dan menjalankan karirnya.</description></item><item><title>Technology Commander di DFORMlabs</title><link>https://tyohan.me/blog/technology-commander-di-dformlabs/</link><pubDate>Sun, 12 May 2013 03:23:53 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/technology-commander-di-dformlabs/</guid><description>Akhir April 2013 kemarin Mandemenghubungi saya dan memberikan tantangan baru yang menurut saya sangat menarik yaitu bergabung dengan DFORMlabs, sebuah architectural laboratory yang bertujuan menciptakan ide, solusi, dan kegiatan dalam permasalahan yang ada di sekitar. Tantangan yang menurut saya sangat menarik karena bisa menjadi tempat saya mengeluarkan ide-ide lain yang banyak terpikir belakangan tapi terbatasi oleh lingkup pergerakan saya yang cuma di teknologi.
Membangun sesuatu menurut saya saat ini tidak bisa lepas dari filsofi arsitektural dan tentunya teknologi.</description></item><item><title>Persiapan Traveling Dengan Teknologi Masa Kini</title><link>https://tyohan.me/blog/persiapan-traveling-dengan-teknologi-masa-kini/</link><pubDate>Mon, 01 Apr 2013 04:03:48 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/persiapan-traveling-dengan-teknologi-masa-kini/</guid><description>Berhubung bulan depan bakal traveling sendiri ke negeri orang jadi beberapa minggu ini udah mulai persiapan sedikit-sedikit. Karena trip kali ini lumayan jauh jadi tentu persiapannya tentu ga sedikit. Nah biasanya saya lebih senang go show aja sih, ga terlalu detail asal udah cukup tau harus ke kota mana aja itu udah cukup. Biasanya nyampe sana baru nyari tau harus ke tempat mana aja.
###Tiket Perjalanan Nah ini sih biasanya sudah dibeli jauh-jauh hari.</description></item><item><title>Berburu Apartment di Jakarta</title><link>https://tyohan.me/blog/berburu-apartment-di-jakarta/</link><pubDate>Fri, 25 Jan 2013 04:51:25 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/berburu-apartment-di-jakarta/</guid><description>&lt;p>Obrolan teman-teman saya di Twitter yang berlanjut di Branch tentang apartment di Jakarta tampak menarik sehingga Reza mengajak saya untuk ikut berdiskusi di &lt;!-- raw HTML omitted -->Branch&lt;!-- raw HTML omitted -->. Walaupun saya sudah punya apartment di Bandung yang rencananya akan serah terima tahun ini tapi sebenarnya kebutuhan apartment tengah kota di Jakarta juga masih saya pertimbangkan karena hampir rutin tiap seminggu minimal sekali saya pasti ke Jakarta karena clients sebagian besar berada di Jakarta, dan juga saat ini saya masih sebagai konsultan di World Bank Jakarta.&lt;/p>
&lt;p>Nah kalau kalian tertarik untuk membaca diskusinya bisa silakan baca di Branch ini:&lt;/p></description></item><item><title>Resolusi 2013</title><link>https://tyohan.me/blog/resolusi-2013/</link><pubDate>Sat, 05 Jan 2013 00:13:12 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/resolusi-2013/</guid><description>&lt;p>Belum terlambat kan untuk menulis resolusi untuk tahun 2013 nanti. Sebenarnya saya jarang untuk membuat resolusi apa yang saya ingin capai secara personal, karena biasanya goal tiap tahun yang saya susun lebih banyak untuk development studio saya yaitu &lt;!-- raw HTML omitted -->ThinkRooms&lt;!-- raw HTML omitted -->. Tapi tahun ini adalah saya ingin mencoba sesuatu yang baru maka mari kita coba bikin resolusi di tahun 2013 apakah bisa tercapai di akhir tahun nanti.&lt;/p>
&lt;!-- raw HTML omitted --></description></item><item><title>Gadget Management</title><link>https://tyohan.me/blog/gadget-management/</link><pubDate>Fri, 04 Jan 2013 04:43:25 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/gadget-management/</guid><description>&lt;p>Sebagian besar teman saya terutama teman-teman di social media kayaknya punya gadget pasti lebih dari satu. Gadget disini termasuk tablet juga jadi buka cuma sekedar smartphone. Saya sendiri saat ini menggunakan iPhone 4, HTC Explorer dengan OS Android, dan Nokia Lumia 710 hadiah kompetisi Hackathon Sparxup 2012 yang masih jarang saya gunakan.&lt;/p>
&lt;p>Memiliki gadget lebih dari satu tentu butuh pengaturan baik itu penggunaan yang terkait dengan baterai serta biaya bulanan untuk pulsa. Yang pertama mungkin untuk penggunaan sehari-hari dimana gadget saat ini kebanyakan tidak dapat bertahan selama sehari penuh. Kebanyakan teman-teman saya sudah punya power bank atau mobile charger untuk meng-charge ulang gadgetnya kalau kehabisan baterai pada saat sedang mobile. Saya sendiri bukan tipe orang yang terlalu aktif di social media jadi kadang iPhone 4 saya masih bisa bertahan seharian penuh sehingga sampai saat ini saya belum punya power bank, tapi dalam beberapa bulan kedepan kayaknya akan membeli mobile charger ini.&lt;/p></description></item><item><title>Hello world!</title><link>https://tyohan.me/blog/hello-world/</link><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 22:44:41 +0000</pubDate><guid>https://tyohan.me/blog/hello-world/</guid><description>Ini adalah post pertama untuk blog tyohan.me ini. Ceritanya ingin mengembalikan kebiasaan personal blogging yang sepertinya mulai berhenti sejak 2010 yang lalu. Dua tahun belakangan kebanyakan blogging untuk website FOWAB, atau di Tumblr. Jadi biar lebih giat untuk nulis semua personal though, ide, dan cerita maka dibuatlah blog tyohan.me ini.
Blog ini mungkin akan meng-cover lebih banyak tentang ide-ide yang sering muncul di kepala dan cerita-cerita perjalanan ke beberapa tempat yang didatangi.</description></item></channel></rss>